Label:
opini radarbanten
komentar (0)
Label:
opini radarbanten
komentar (0)
| Kamis, 08 Maret 2012 | 09:59 WIB |
Belum hilang ingatan kita pada kasus mafia pajak Gayus Tambunan, kasus
mafia pajak jilid II muncul lagi ke permukaan.
Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang kini bekerja di Dinas
Pajak DKI, Dhana Widyatmika (DW) memiliki harta tak tanggung-tanggung
yang diperkirakan berjumlah 60 miliar plus aset perusahaan, rumah mewah
dan mobil-mobil mewah. DW diduga mencoba melakukan upaya pengelabuan,
dengan memiliki berbagai macam usaha seakan-akan harta kekayaannya hasil
jerih payah bisnis, padahal hasil penggelapan pajak yang selama ini ia
lakukan.
Label:
opini radarbanten
komentar (0)
| Rabu, 07 Maret 2012 | 09:38 WIB |
Label:
opini radarbanten
komentar (0)
| Selasa, 06 Maret 2012 | 09:52 WIB |
Perjuangan untuk Indonesia itu pulalah, pemuda dari berbeda kebudayaan berkumpul mengikrarkan sumpah pemuda 28 oktober 1928. Semuanya demi Indonesia. Nalar ilmiah yang menyadarkan kita bahwa kita berbeda tetapi kita satu yakni Indonesia (Bhineka Tunggal Ika). Mengutip Daoed Joesoef (2011), melalui proses nalar ilmiah pula perdebatan nama Indonesia lahir. Pertama kali nama Indonesia diperkenalkan oleh G.W. Earl seorang pakar ilmu bangsa-bangsa (etnolog) berkebangsaan Inggris, 162 tahun yang lalu, tepat sekitar tahun 1850, dalam sebuah majalah “Jurnal of the Indian Archipelago and Estern Asia”, Earl menggunakan kata “Indu-nesian” atau “Malayunesian” bagi penduduk berkulit cokelat yang mendiami kepulauan Nusantara yang pada saat itu lazim disebut Indian Archipelago atau Malayan Archipelago. Namun, Earl lebih suka menggunakan istilah “Malayunesian” dibandingkan “Indunesian”.
Label:
opini radarbanten
komentar (0)
| Senin, 05 Maret 2012 | 09:49 WIB |
Langganan:
Komentar (Atom)